Langsung ke konten utama

Arti Istilah Saham Trending Trendless, Bagian I

Anda mungkin pernah mendengar istilah "The trend is your friend" (tren adalah sahabat kamu). Mungkin anda juga pernah membaca kalimat "Don't fight the trend" (janganlah melawan tren).

Nah, apa sebenarnya si "trend" ini? Mengapa ia begitu hebatnya sehingga anda sebaiknya bersahabat dengan dia dan jangan sekali-kali coba melawan dia?

Pada pos ini saya akan membahas trend dan artinya dan mengapa anda perlu memahami hal ini.

Ayo kita mulai.


Arti Trend Ketika Bermain Saham

Trend ketika bermain saham bisa kita artikan sebagai pergerakan harga saham. Pergerakan harga saham ini secara garis besar bisa dibagi lagi menjadi dua:

1. Trending
2. Trendless

Apa artinya Trending dan Trendless ini?



Trending

trending = trend + ing

Dalam bahasa Inggris, kata kerja yang ditambahkan akhiran -ing mengartikan kata kerja tersebut sedang terjadi.

eat = makan
eating = sedang makan

sleep = tidur
sleeping = sedang tidur

trend = cenderung
trending = sedang cenderung 

So, trending artinya sedang ada trend-nya, atau dengan kata lain sedang cenderung.

Saham yang trending, yang sedang cenderung bisa kita bagi dua lagi:

a. Sedang cenderung naik. Dalam bahasa Inggris disebut UPTREND.

b. Sedang cenderung turun. Dalam bahasa Inggris disebut DOWNTREND.


Trendless

trendless = trend + less

Dalam bahasa Inggris, kata benda yang ditambahkan akhiran -less mengartikan bahwa benda itu tidak ada, atau tanpa benda itu.

brand = merek
brandless = tanpa merek

care = hati-hati, perhatian
careless = tidak hati-hati, ceroboh

trend = kecenderungan
trendless = tidak ada kecenderungan

Jadi, trendless artinya TIDAK ADA trend, tidak ada kecenderungan.

Maksudnya gimana nih?

Tidak ada kecenderungan berarti tidak cenderung naik tapi juga tidak cenderung turun. Artinya: tidak ada kecenderungan yang dominan: saham naik sedikit, lalu turun; atau turun sedikit, lalu naik. Dan hal ini terjadi berulang-ulang. Dalam bahasa Inggris, kondisi trendless ini biasa disebut sideway yang juga bisa diartikan bergerak dalam kisaran.

OK, sekarang anda sudah tahu arti Trending (uptrend, downtrend) dan Trendless (sideway). Apakah ada gunanya tahu ini? Apa pentingnya?

Silahkan lanjut baca ke pos "Arti Istilah Saham Trending Trendless, Bagian II."







Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2013 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.] 

    Komentar

    Postingan populer dari blog ini

    4 Tahap Pergerakan Harga Saham

    Stan Weinstein di buku Secrets for Profiting in Bull and Bear Markets menyatakan bahwa ada 4 tahapan pergerakan harga saham: Tahap 1: The Basing Area (Area Dasar) Tahap 2: Advancing Phase (Fase Naik) Tahap 3: The Top Area (Area Puncak) Tahap 4: The Declining Phase (Fase Turun) Silahkan lihat Figure 1. Figure 1. Grafik Tahapan Pergerakan Harga Saham Menurut Stan Weinstein Menurut Stan Weinstein, waktu paling ideal bagi investor jangka panjang untuk membeli saham adalah ketika saham naik (breakout)  dari Basing Area (Tahap 1) ke Advancing Phase (Tahap 2). Perhatikan bahwa Stan Weinstein tidak menyarankan investor jangka panjang untuk membeli saham ketika saham bergerak datar (Tahap 1 dan Tahap 3) dan juga tidak menyarankan—bahkan melarang—investor jangka panjang membeli saham ketika saham bergerak turun (Tahap 4). Yang disarankan Stan Weinstein adalah membeli saham ketika saham NAIK (dari Basing Area ke Advancing Phase). Kalau anda investor jangka panjang, coba anda analisa diri sen...

    Contoh Warkat/Sertfikat Saham Semen Gresik (SMGR)

    {Terima kasih YP untuk scan warkat saham SMGR ini.} Berikut ini adalah contoh warkat/sertifikat saham PT Semen Gresik: Figure 1. Contoh Warkat/Sertifikat Saham PT Semen Gresik Pos-pos yang berhubungan: Arti Istilah "Scriptless Trading" di Bursa Efek Indonesia Contoh Warkat/Sertifikat Saham Rig Tenders (RIGS) Contoh Warkat/Sertifikat Saham Semen Cibinong (SMCB) Contoh Warkat/Sertifikat Saham Trias Sentosa (TRST)  [Pos ini © 2012 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

    Mekanisme Transaksi Pre-Opening Bursa Efek Indonesia

    Pernahkah anda memperhatikan bahwa pada jam 08:55 — sebelum perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia dibuka di jam 09.00 WIB — ada beberapa saham yang sudah ada transaksi terlaksana (Trade Done)-nya. Figure 1. Trade Done Pre-Opening ADRO 19 Juni 2014 (Sumber: HOTS KDB Daewoo Securities) Transaksi sebelum jam 09:00 ini adalah transaksi yang terlaksana di sesi Pre-Opening (Pra-Pembukaan). Di pos ini saya akan membahas mekanisme transaksi sesi Pre-Opening ini: saham apa saja yang diperdagangkan, jadwal Pre-Opening, mekanisme pembentukan harga, dan mengapa bertransaksi di Pre-Opening. Saham Yang Ditransaksikan di Pre-Opening Saat ini saham yang ditransaksikan di sesi Pre-Opening adalah saham yang masuk indeks LQ45. Kenapa cuma saham LQ45? Ini adalah ketentuan dari otoritas Bursa Efek Indonesia. Jadwal Sesi Pre-Opening   Menurut Bursa Efek Indonesia, jadwal sesi Pre-Opening adalah jam 08:45 - 08:55. Artinya, anda bisa memasukkan order beli atau order jual dari jam 08:45 sampai dengan...