Langsung ke konten utama

Cara Investasi Saham William O'Neil (Bagian IV-Tamat)

Pos ini adalah lanjutan dari "Cara Investasi Saham William O'Neil (Bagian III)."

Untuk membaca seri ini dari awal, silahkan klik di si "Cara Investasi Saham William O'Neil (Bagian I)."


Nah, sekarang kita sampai pada Bagian III dari buku How To Make Money in Stocks.


III. Investing Like a Profesional (Berinvestasi Layaknya Profesional)

Kalau Bagian II saya katakan sebagai bagian terpenting dari buku ini, Bagian III (Bab 13 - Bab 20) adalah bagian yang ter-TIDAK-penting.

Kok?

Saya berikan sedikit gambaran tentang bab-bab tersebut.

Bab 13, 14, 15 dipakai William O'Neil untuk mempromosikan produk dagangannya: koran Investor Business Daily (IBD).

Blah-blah-blah.

Bung Iyan kenapa anti-iklan ya? pikir anda.

Nah, anda salah mengerti.

Saya tidak anti-iklan.

Yang saya anti adalah MEMBAYAR untuk membaca iklan. Anda tentu setuju bahwa iklan seharusnya GRATIS untuk pembaca.

Anda dan saya membayar sejumlah uang untuk tahu isi buku How To Make Money In Stocks. Tidak sepatutnya O'Neil menggunakan buku yang sudah kita bayar untuk mempromosikan dagangannya. Lain halnya kalau O'Neil membagikan gratis buku How To Make Money In Stocks ini.

Anda ingat di pos "Cara Investasi Saham William O'Neil (Bagian II)" saya menganjurkan anda untuk tidak melompati bagian lain buku ini? Nah, saya mengaku salah. Tidak semua buku ini perlu dibaca seksama. Untuk Bab 13, 14, 15, silahkan anda baca sepintas lalu saja karena penjelasan O'Neil tentang koran IBD tidak relevan kalau anda main saham Indonesia.

(Catatan: Jangan mengartikan bahwa koran Investor Business Daily jelek. Koran tersebut bagus, hanya saja tidak relevan untuk anda yang hanya main saham Indonesia.) 

Bagaimana dengan bab-bab selanjutnya?

Bab 16: The Art of Tape Reading
Bab 17: Shoud You Buy Options, Nasdaq Stocks, New Issues, Convertiblen Bonds, Tax Shelters, Foreign Stocks?
Bab 18: How Could You Make a Million Dollars Owning Mutual Fund.

Ketiga bab ini tidak terlalu penting, tapi tidak ada salahnya dibaca. Tidak perlu dengan seksama. Silahkan anda baca dengan cepat.

Di Bab 19: Improving Management of Pension and Institutional Portfolios lagi-lagi O'Neil mempromosikan jualannya.

Blah-blah-blah.

Sekarang kita sampai ke bab terakhir buku ini:

Bab 20: Important Guidelines to Remember (Panduan Penting Untuk Diingat)

Bab 20 ini merangkum poin-poin penting di buku ini. Bab 20 adalah bab terpenting dari Bagian III buku ini.


Nah, anda sudah tahu pendapat dan pandangan saya tentang buku How To Make Money in Stocks. Saatnya untuk anda baca buku tersebut dan menilai sendiri. Saya tunggu komentar, pertanyaan, pendapat, dan pandangan anda.






Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2013 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

    Komentar

    Postingan populer dari blog ini

    4 Tahap Pergerakan Harga Saham

    Stan Weinstein di buku Secrets for Profiting in Bull and Bear Markets menyatakan bahwa ada 4 tahapan pergerakan harga saham: Tahap 1: The Basing Area (Area Dasar) Tahap 2: Advancing Phase (Fase Naik) Tahap 3: The Top Area (Area Puncak) Tahap 4: The Declining Phase (Fase Turun) Silahkan lihat Figure 1. Figure 1. Grafik Tahapan Pergerakan Harga Saham Menurut Stan Weinstein Menurut Stan Weinstein, waktu paling ideal bagi investor jangka panjang untuk membeli saham adalah ketika saham naik (breakout)  dari Basing Area (Tahap 1) ke Advancing Phase (Tahap 2). Perhatikan bahwa Stan Weinstein tidak menyarankan investor jangka panjang untuk membeli saham ketika saham bergerak datar (Tahap 1 dan Tahap 3) dan juga tidak menyarankan—bahkan melarang—investor jangka panjang membeli saham ketika saham bergerak turun (Tahap 4). Yang disarankan Stan Weinstein adalah membeli saham ketika saham NAIK (dari Basing Area ke Advancing Phase). Kalau anda investor jangka panjang, coba anda analisa diri sen...

    Contoh Warkat/Sertfikat Saham Semen Gresik (SMGR)

    {Terima kasih YP untuk scan warkat saham SMGR ini.} Berikut ini adalah contoh warkat/sertifikat saham PT Semen Gresik: Figure 1. Contoh Warkat/Sertifikat Saham PT Semen Gresik Pos-pos yang berhubungan: Arti Istilah "Scriptless Trading" di Bursa Efek Indonesia Contoh Warkat/Sertifikat Saham Rig Tenders (RIGS) Contoh Warkat/Sertifikat Saham Semen Cibinong (SMCB) Contoh Warkat/Sertifikat Saham Trias Sentosa (TRST)  [Pos ini © 2012 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

    Mekanisme Transaksi Pre-Opening Bursa Efek Indonesia

    Pernahkah anda memperhatikan bahwa pada jam 08:55 — sebelum perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia dibuka di jam 09.00 WIB — ada beberapa saham yang sudah ada transaksi terlaksana (Trade Done)-nya. Figure 1. Trade Done Pre-Opening ADRO 19 Juni 2014 (Sumber: HOTS KDB Daewoo Securities) Transaksi sebelum jam 09:00 ini adalah transaksi yang terlaksana di sesi Pre-Opening (Pra-Pembukaan). Di pos ini saya akan membahas mekanisme transaksi sesi Pre-Opening ini: saham apa saja yang diperdagangkan, jadwal Pre-Opening, mekanisme pembentukan harga, dan mengapa bertransaksi di Pre-Opening. Saham Yang Ditransaksikan di Pre-Opening Saat ini saham yang ditransaksikan di sesi Pre-Opening adalah saham yang masuk indeks LQ45. Kenapa cuma saham LQ45? Ini adalah ketentuan dari otoritas Bursa Efek Indonesia. Jadwal Sesi Pre-Opening   Menurut Bursa Efek Indonesia, jadwal sesi Pre-Opening adalah jam 08:45 - 08:55. Artinya, anda bisa memasukkan order beli atau order jual dari jam 08:45 sampai dengan...